Blog Legenda Tauhid: Olahraga
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

11 Bintang Sepak Bola Eropa Ini Ternyata Seorang Muslim

0 komentar

Tampil luar biasa dalam setiap laga pertandingan menjadikan para pemain sepak bola muslim ini mampu menembus persaingan di liga Eropa. Ditampakkan oleh gelandang Arsenal yaitu Mesut Oezil. Gelandang keturunan Jerman-Turki ini adalah mukmin yang taat, ia tidak hanya giat menjalankan sholat lima waktu tetapi juga sering membaca Al-Qur`an dan berpuasa saat Ramadan.

Dilansir dari viva.co.id berikut ini 11 bintang sepak bola Eropa yang beragama Islam.

1.Samir Handanovic

via viva.co.id

Penjaga gawang klub Inter Milan ini dikenal lahir di keluarga muslim. Kiprahnya dalam dunia sepak bola juga cemerlang, timnya tercatat sebagai tim yang paling sedikit kebobolan.

2. Mehdi Benatia

via dailymail.co.uk

Ia adalah pemain belakang tim Bayern, dalam dua musim bersama FC Hollywood, ia berhasil menyumbangkan 3 dari 34 gol yang diperoleh oleh timnya.

3. Bacary Sagna

via mirror.co.uk

Bek tengah Manchester City ini juga diketahui pernah mengungkapkan kebahagiannya lahir sebagai seorang muslim melalui Facebook.

4. Kurt Zouma

via viva.co.id

Pemain muda Chelsea ini baru berumur 21 tahun, dalam berbagai laga ia tak jarang menunjukkan keisalamanya dengan selebrasi melalui sujud syukur.

Baca juga : Bikin Iri Banget!! 7 Artis Tanah Air Ini Temenan Sama Bintang Korea

5. Paul Bogba

via viva.co.id

Pemain tengah buruan raksasa Eropa ini pernah tertangkap kamera sedang menjalankan sholat Jum`at di Dubai.

6. Yaya Toure

via mirror.co.uk

Pemain Pantai Gading ini diketahui merupakan muslim yang taat, ia pernah menolak hadiah bir sebagai man of the match di Premier League.

7. Riyad Mahrez

via skysports.com

Ia adalah gelandang muslim paling fenomenal saat ini, dari 19 pertandingan ia berhasil menyumbangkan 13 gol.

8. Sofiane Feghouli

via theepochtimes.com

Manchester United dan Intermilan pun tengah mengincar pemain ini, ia telah menyumbangkan 29 gol dalam 182 penampilannya.

Baca juga : Turut Bangga, Presiden Jokowi Masuk Deretan 50 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia!

9. Mohamed Salah

via goal.com

Penyerang andalan ini menorehkan 6 gol dalam 19 pertandingan ini juga seorang muslim.

10. Karim Benzema

via taddlr.com

Bahkan berhasil menyumbangkan 16 gol dalam 17 pertandingan.

11. Zinedine Zidane

via youtube.com

Kini menjadi pelatih Real Madrid juga dikenal sebagai mantan pemain bintang yang beragama Islam.


Revolusi mental dulu baru mimpi

0 komentar

Jepang kalah perang pada tahun
1945 di Perang Dunia II. Bom atom di Hiroshima
dan Nagasaki bukan hanya menghancurkan dua
kota itu, tapi memukul mundur Jepang sebagai
sebuah kekuatan.

Negara ini hancur lebur dan
memaksa pemerintah Jepang harus membangun
satu per satu aspek kehidupan yang mereka
miliki.

Tidak hanya pada bidang olahraga, semua aspek
kehidupan yang mereka butuhkan harus dibangun
kembali dari nol. Maka perencanaan jangka
panjang pun langsung mereka buat untuk
membangun segalanya. Tidak sekadar 10-20
tahun, namun mereka merencakanan untuk
perkembangan 50-100 tahun.
Olahraga juga mereka anggap sebagai salah satu
aspek kehidupan yang harus segera mereka
bangun. Maka olahraga pun tidak lepas dari
perencanaan jangka panjang yang mereka
lakukan.

Tiga tahun sebelum mereka
menyelenggarakan Olimpiade Tokyo tahun 1964,
sebuah konsep perencanaan olahraga jangka
panjang dikeluarkan. Satu konsep yang kemudian
diberi nama Japan Sport Promotion Act ini terus
mereka pegang hingga 50 tahun setelahnya.
Yang menarik dari konsep perencanaan yang
mereka bangun adalah mereka sama sekali tidak
terlihat langsung berambisi meraih prestasi
dalam waktu dekat. Hanya ada satu kalimat
dalam target perencanaan ini, dan dalam kalimat
tersebut sama sekali tidak menyinggung masalah
Olimpiade, Piala Dunia, atau semacamnya.

"Sports for Everyone! Create a Society in which
everyone shares the joy and the excitement of
sports and support sports."
Membuat seluruh masyarakat senang berolahraga
adalah tujuan utama dari program 50 tahun
mereka.

Prestasi top atlet hanya disebutkan pada
salah satu kunci keberhasilan perencanaan ini.
Dimana mereka harus bisa meraih medali
olimpiade lebih banyak dari olimpiade
sebelumnya.

Namun pada intinya, yang
diinginkan oleh pemerintah Jepang dalam 50
tahun adalah membuat semua masyarakat senang
berolahraga.

 Pada praktiknya, mereka kemudian membuat 3
hal penting untuk dapat mencapai tujuan
tersebut. Fasilitas untuk berolahraga, Event-
event olahraga, dan pemberdayaan klub-klub
olahraga.

Hasilnya, sebuah survei yang dilakukan
oleh Sasakawa Sport Foundation menyebutkan
bahwa pada tahun 1990, masyarakat Jepang yang
berolahraga secara rutin dengan intensitas lebih
dari 3 kali satu minggu hanya sebesar 23,7%.
Dan pada tahun 2012 lalu, angka ini meningkat
dua kali lipat hingga mencapai 59,1%.

Kemudian Indonesia selalu mengaku merupakan
satu negara yang sangat menggilai sepakbola.
Kita mengklaim bahwa sepakbola merupakan
olahraga paling populer dan bangga fakta
menyebutkan bahwa fan page Real Madrid dan
Manchester United di facebook mayoritas dihuni
oleh orang-orang Indonesia.

Saya hanya baru menyadari bahwa kita
menggunakan parameter yang salah untuk
menentukan tingkat popularitas sepakbola.
Sepakbola sama sekali belum populer di
Indonesia.

Coba saja anda lihat, ada berapa banyak
lapangan sepakbola di Indonesia sekarang? Ada
berapa banyak kompetisi sepakbola yang dikelola
serius di Indonesia? Ada berapa sekolah
sepakbola di Indonesia? Ada berapa klub
sepakbola profesional di Indonesia?
Bisa dikatakan bahwa Indonesia kini hanya
populer sebagai penonton sepakbola. Tingkat
popularitas sepakbola di Indonesia hanya sebatas
sebagai fans garis keras sebuah klub sepakbola.
Dan kita sudah berhasil menjadi expert di bidang
ini. Kita telah berhasil menunjukan pada dunia
bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat baik
bagi klub-klub sepakbola Eropa.

Kita telah berhasil mencapai sesuatu yang sesuai
dengan apa yang kita lakukan selama ini. Kita
belum melakukan apapun yang membuat negeri
ini bisa sampai ke Piala Dunia. Maka sudah
sewajarnya kita tidak akan pernah sampai ke
Piala Dunia.

Indra Sjafri bersama tim nasional U-19 memang
sudah melakukan suatu hal yang lebih baik dari
sebelumnya. Mencari pemain hingga ke pelosok
negeri, melatihnya dengan metode terbaik, dan
menyiapkan segalanya untuk menghadapi
kompetisi.

Namun tidak ada yang perlu diherankan ketika
semua itu harus kembali kandas ketika
menghadapi negara lain.

Alasannya sudah jelas
karena negara lain sudah melakukan hal yang
jauh lebih baik dari yang kita lakukan. Jepang
yang sudah merancang program 50 tahun
dengan sangat luar biasa saja baru sekedar
mampu menjadi pelengkap di Piala Dunia.

Lalu
kita mau berharap bisa meraih hal yang sama
dengan usaha yang tidak sampai 1% dari yang
dilakukan Jepang?
Bermimpi Indonesia masuk Piala Dunia memang
bukan satu hal yang salah.

Saya juga tidak akan
pernah membuang mimpi ini sampai kapan pun
dari diri saya. Namun bermimpi tanpa kemudian
berbuat apa-apa juga menjadi hal yang konyol.

Piala Dunia memang menjadi tujuan besar kita
yang sepertinya tidak akan mungkin kita raih
dalam waktu dekat ini.

Maka mungkin ada
baiknya jika fokus perhatian kita sedikit dirubah
untuk tujuan-tujuan kecil yang lebih mungkin
untuk kita raih saat ini. Segera ubah pola pikir
kita yang sering memaksa meraih hal yang terlalu
mewah padahal hal sederhana yang krusial sama
sekali belum bisa kita raih.


Konsep sepak bola modern

1 komentar

Sepakbola modern dimainkan oleh klub profesional
dan tim nasional menggunakan berbagai strategi
dan taktik. Pada perkembangannya beberapa pola
yang agak berbeda dimainkan oleh klub Inggris
(gaya kick and rush), klub Belanda (gaya
kontinental), klub Itali (gaya tahan & serang),
klub2 Brazil/Spanyol/Protugal/Argentina (gaya
latin). Perkembangan 2 dekade terakhir semua
gaya ini telah diramu menjadi gaya campur sari
yang mempunyai karakterisktik sama yaitu;
Kecepatan dan bertenaga – ball possession
berujung dribbling menusuk kotak penalti –
menekan lawan yang memainkan bola dengan
keras – dan variasi umpan terobosan silang.
Dibawah ini diuraikan beberapa ringkasan:
► Pertarungan tim menggunakan kecepatan,
kekuatan dan keterampilan tinggi/akrobatik
► Daya serang oleh pemain pengatur (play
maker), pendobrak/pekerja keras, wing back yang
maju dari belakang
► Rangkaian permaianan segitiga yang berubah
terutama mulai dari sepertiga lapangan kearah
gawang musuh.
Sepertiga lapangan daerah sendiri beresiko
mendrible bola
Sepertiga lapangan daerah tengah boleh
mendrible untuk merusak konsentrasi pertahanan
lawan atau untuk tetap menguasai bola.
Sepertiga lapangan daerah musuh mendrible
untuk membuka peluang mencetak gol.
► Setiap pemain harus menyerang dan
sekaligus bertahan
► Keseimbangan memegang/memainkan bola
setiap pemain hanya boleh
maksimal memegang/menyentuh bola selama
maksimal total 3 menit untuk masa 2 X 45 menit.
► Bangun serang dari bawah melalui operan
dari kaki ke kaki terutama operan bawah
(untuk pemula). Bila perlu operan kebelakang
pada rekan yang mendukung (jika pemain yang
memegang bola ditekan oleh lawan dan rekannya
didepan dijaga ketat.
► Serangan balik melalui operan atas jauh atau
terobosan dilakukan bila pemain pengumpan
sudah mahir memberikan operan secara cepat
dan akurat (fast break)
► Membuat serangan yang diatur dari
permainan (set piece) melalui kombinasi atau
variasi menyerang al., umpan terobosan murni -
umpan terobosan dengan kombinasi satu dua,
umpan tarik dari belakang garis gawang musuh,
umpan silang, dan umpan bola atas.
► Alir bola dari kaki ke kaki harus begulir cepat
melalui operan sesuai kebutuhan. Operan datar
pendek untuk permainan segi tiga. Operan datar
panjang untuk memindahkan bidang permainan,
► Pergerakan pemain harus selalu berpindah
sesuai irama dan kebutuhan operan, serangan dan
bertahan.
► Irama permainan diatur terutama oleh centre
back, gelandang tengah, pekerja keras (worker)
yang mempunyai teknik tinggi giring bola
(dribbling ) yang prima dan stamina yang bagus.
► Semua pemain harus mampu berlari; terus
perlari sepanjang waktu permaianan.
► Menggunakan variasi pola bermain; 4 – 4 – 2,
4 – 3 – 3, 3 – 5 -2 dan kreasi lain seperti 4 - 2 –
3 – 1 dan beberapa lagi
► Untuk pemain pemula atau junior, pilihan
pertama yang banyak dipraktekkan adalah
menggunakan pola 4 – 3 – 3 yang lebih berani
meyerang dengan 3 striker.
► Panduan pola 4 – 3 – 3 secara ringkas:
4 pemain bertahan memposisikan dalam bentuk
layangan dengan pinggang sempit. Seorang
pemain belakang ditengah bertindak sebagai
sweeper, orang terakhir yang menghalau, memblok
serangan striker lawan. Seorang pemain bertindak
sebagai back tengah, berdiri agak kedepan sedikit
menyamping dari sweeper.
3 gelandang membantu penyerangan dan juga
bertahan. Posisi bertahan yang lebih ketat
dilakukan oleh 2 gelandang yang lebih masuk
kedalam. Sedangkan salah seorang gelandang
agak kedepan membantu 3 striker (lihat peran
Firman Utina di tim Nasional Indonesia 2008/09).
3 striker menyerang melalui saling kerja sama dan
dibantu oleh seorang atau 2 gelandang
Bila diperlukan pada situasi sulit dimana pemain
lawan lebih banyak jumlahnya didaerah
pertahanan, back kiri atau kanan boleh naik
membantu dengan lari overlapping.