Blog Legenda Tauhid: Puisi

Saturday,April 05,2025

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Nisan masa lalu

1 komentar

barangkali malam ini, renjana merajuk rembulan disana menusuk pahatan-pahatan paras yang dulu berkasih mesra sebongkah masa lalu yang memaksa terukir baru meski warnanya pudar luntur terbawa sayap angin lalu aku yang sedang mencari mimpi diantara semak belukar berduri yang pernah terjanji dulu, di lautan padang pasir pagi dulu, di samudera benak yang bermalamkan elegi silam mengatakan seandainya...


Salam Merdeka

0 komentar

Fitrah sama dengan Merdeka Merdeka dan fitrah sama artinya Suci serta jernih tanpa noda Mau fitrah harus merdeka Hendak jernih wajib fitrah segenap usia Musuh fitrah ujub serta riya' Iri dengki sama juga Sangka buruk membasmi pahala Tiada pahala lebih agung dari Merdeka Merdeka itulah kemenangan nan nyata Diri yang hakiki bebas atas lupa serta nista Diri nan luar tanpa perang dengan senjata...


Menyeduh Waktu

0 komentar

Menyeduh Waktu seperti  ranting disamping jendela bertanggal daun-daun menguning tiada bunga terik mencumbu kemarau kering berdahaga gemuruh dewi hujan pun tiada meringkuk di percumbuan awan-awan gulana barangkali asa tlah tersungkur di kelopak luka berlarung harapan yang tertatih diantara jerit dera lalu larut diantara seduhan waktu berbunga yang aromanya tak lagi semerbak sempurna api kemana...


Berjuta kata Berlombatan

0 komentar

perbincangan malam ini entah kapan berujung tarung semakin dalam mendekap, memeluk menghangatkan angin beku yang memaksa masuk merobek pori-pori mencari dan mengikat inti sel kulit menempel bagaikan benalu hingga kurasakan setengah mati tapi semakin ia menyiksaku semakin nikmat petuah petuah bijak itu deras mengalir bersatu campur dengan darah berjuta juta katanya terus berlompatan bagaikan serdadu...


Membawah pulang cintamu

0 komentar

Walaupun kamu sembunyikan cintamu Laksana lautan atlantik menyimpan mutiara Ku akan bikin kapal pesiar bertuliskan namamu, agar aku keliling dunia seperti columbus tuk menemukan dan membawah pulang cintamu ke istanaku Biarlah sekarang Wajahmu  membuatku takluk, senyummu membuatku tersipuh,keindahanmu membuat peredaran darahku berhenti sejenak, perlahan tapi pasti aku mulai lumpuh, linglung,dan...


Senyuman merotasi

0 komentar

Sentuhan warna mu berikan keindahan Sejuta pesonamu terlihat walau tak mampu ku ucap Bagai malam nan elok saat semua terangkai Di dalam sebuah mimpi Hingga tiada rasa letih Ketika ku terbangun dari lelap tidur ku Seketika ku teringat sebuah senyuman Senyuman yang setia menemani disetiap benak ku, senyuman yang melelehkan hati dan logikaku,senyuman yang merotasi hatiku Senyuman yang merobek keegoisanku Meski...


Puisi budak cinta

0 komentar

Puisi budak cinta..amit-amir jabang bayi...hahahahahahaha. tapi kalau suka silahkan save Aku tak peduli bila langit menggulung mendungnya dan menghujam bumi dengan ribuan bintik lalu laut mengamuk menyapu karang yang tegar tanah terkuak menenggelamkan harapan-harapan besar dan akhirnya tuhan menyeru kepada malaikat maut untuk bertebaran menyayat ribuan jiwa Selelah apapun mataku mencari wujudmu selelah...


All about Blog Legend Tauhid

0 komentar

All about Blog Legend Tauhid Blog of the top blogs legend monotheism Blog Legend Tauhid not tabloid Blog Legend Tauhid not dogmatic All blogs regards Blog Legend Tauhid Blogging is what we mean Blog Legend Tauhid remains bully Although many blogs ta, Adud The important thing is blogging so determination In a blog legend in monotheism yuk read Do not forget to share the universe To facebook or TOKPED...


God is not a trophy

0 komentar

No need to know who It does not matter what color There should be the same outfit Not the same main tone Not necessarily correspond want you The important...


Puisi Ulang Tahun Bang Andrias Bukaleng Ke 33 Tahun

0 komentar

Terimakasih Untuk Hidupku Meniti jalur.. Jalur waktu.. Waktu... Dia garangnya Arogansi-independensi-idealsitis! Ada seorang yang selalu berjalan. Ada seorang yang selalu melaju Ada seorang yang tak pernah menungguiku barang sejenak Ada seorang yang tak pernah menolehku barang sedikit saja.. Dia adalah Waktu. Tapi Dia sahabatku.. Ya....Waktu. Waktu telah menyeretku Ditik orbit hidupku Di persimpangan...


Puisi hari ibu

0 komentar

Ibu Engkau bagaikan mentari pagi.. seolah mengawali hariku dan membuat segalanya menjadi indah.. Sebelum kutahu apa yang akan terjadi padaku nanti Engkaulah sahabatku.. Engkau hadir disaat ku terluka dan tetesan air mata bahagiamu.. Menemaniku disaatku tersenyum Ibu.. engkau bagaikan gugusan bintang yang tetap memancarkan sinar di tengah gelapnya malam Seolah memberikanku jalan disaat tak ada satu...


Nafas hijau

0 komentar

Nafas hijau hutan penuh semak belukar tempat matahari menghidupi nyawa berurat mengakar denyut nafas hijau lama terwariskan mulia dan ‘aku’ bahagia di...


Bayangan Semesta

0 komentar

dia selalu setia, bercengkerama bersama putik-putik akasia meski tanpa bahasa apa, toh ada pertalian semesta berbayang rembulan di pinggir peraduan ataupun...


Menghapus Gelap

0 komentar

kembang bermekaran dibawah langit-langit semesta punahlah sunyi direntang dentingan bhagawad gita engkau pengantar buku-buku surga engkau pemilik janji pelangi selepas hujan menghapus gelap yang membayang nyalakan asa yang berterbangan...


Pusi untuk Sahabat Bang Andrias Bukaleng,Sastrawan Kotabaru kalimantan Selatan,Eko Suryadi WS

0 komentar

Wahai sahabat ... Hidup ku penuh warna Hidup ku tak hampa Karena kasih sayang mu Sahabat ... Aku ingin mengulang kembali Moment-moment kebersamaan...


Ka'bah Hati

0 komentar

Ka'bah Hati nyala, menyalalah dalam gelap permaisuri hidup, hiduplah dalam sekam yang berapi dalam kabut maya  dalam remang nyata kita menghitung bajik dan cela dan lupa bahwa itu bukan matematika cari, carilah makna di kedalaman sana sadar, sadarlah apa yang termaktub dalam jiwa kala peristiwa memporakporanda diantara angin badai kepedihan yang mencekam diantara gelap mendung kesedihan yang...


Sehati Sejiwa

0 komentar

rumput-rumput liar tak pernah menyerah pada langit yang menggantang terik tumbuh berbunga di ribuan nafas-nafas hara bahwa hujan bukanlah badai pembunuh...


Three Thousand World

0 komentar

I piece The natural three thousand world small infinity no berpenggalah I'm looking for nur celestial poles dull and wasteful on a lump of liver honed created above the ground the wind and horizon puffs of breath perfect in the deepest I eternal sky west to remember trumpet the end of dharma to the east bore liver pinch preparing anchor on the marked circle destiny in the event of natural berlambar...


Alang-Alang

0 komentar

selamat malam langit aku menatapmu di ribuan tahun cahaya antara molek purnama dan bulan sabit parasmu tak pernah luput dari pandang sirna aku yang telentang dibawah bintangmu sejak terbit mentari yang mengiris laju waktu diantara kaki-kaki pengais nafas gembala siang dan geraman badai kemarau menggantang aku yang terpaksa tak lelah menatap gedung-gedung yang resah gundah dimangsa konspirasi...


Merajut Istana Samudera

0 komentar

Merajut Istana Samudera hening senja takzim bertapa di batas cakrawala perahu rasa melaju membelah riak risau samudera menandu di atas pundak legam mengabdi pada hidup lautan kau rajut asa sekian usia pada jaring jaring rapuh penyambung nyawa kau untai diatas tawa nafas belia putik putik bunga gelombang samudera kau cipta mimpi mimpi bersahaja di atas kokoh batu karang penantang senja gulita...